Capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka adalah pernyataan kompetensi yang harus di capai siswa pada setiap fase pendidikan.
Kompetensi ini mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang menjadi target utama pembelajaran.
Dengan capaian pembelajaran yang jelas, guru dapat menyusun strategi belajar yang lebih terarah dan fleksibel.
Tujuan Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

1. Menjadi Panduan Utama Guru
Capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka membantu guru menentukan arah dan tujuan setiap kegiatan belajar.
2. Membantu Siswa Mengembangkan Kompetensi
Melalui capaian pembelajaran, siswa dapat belajar sesuai kemampuan, minat, serta kebutuhan individual.
3. Menyelaraskan Pendidikan dengan Profil Pelajar Pancasila
Setiap capaian pembelajaran disusun untuk mendukung tercapainya karakter dan kompetensi yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Baca Juga: Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka
Prinsip Penyusunan Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

- Berbasis Kompetensi – fokus pada kemampuan nyata, bukan sekadar hafalan.
- Bertahap Sesuai Fase – disusun per fase, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA.
- Fleksibel dan Kontekstual – dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah dan lingkungan.
- Berorientasi pada Karakter – mendukung penguatan nilai, etika, dan keterampilan hidup.
Struktur Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

1. Fase A (Kelas 1–2 SD)
Fokus pada dasar literasi, numerasi, dan pembentukan karakter awal.
2. Fase B (Kelas 3–4 SD)
Menekankan penguatan keterampilan berpikir kritis sederhana serta literasi dasar.
3. Fase C (Kelas 5–6 SD)
Mengembangkan kemampuan analisis sederhana, literasi informasi, serta kolaborasi.
4. Fase D (SMP)
Mengasah keterampilan berpikir tingkat tinggi, komunikasi, dan pemecahan masalah.
5. Fase E–F (SMA/SMK)
Mempersiapkan peserta didik untuk studi lanjut atau dunia kerja dengan bekal keterampilan praktis dan akademis.
Contoh Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

- IPA SMP (Fase D): Siswa mampu menjelaskan konsep energi terbarukan melalui eksperimen sederhana.
- Matematika SD (Fase B): Siswa dapat memahami operasi hitung dasar dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Bahasa Indonesia SMA (Fase E): Siswa mampu menulis teks argumentatif yang logis dan sesuai kaidah bahasa.
Implementasi Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

1. Penyusunan Modul Ajar
Guru menyusun modul ajar berdasarkan capaian pembelajaran yang sudah di tetapkan untuk tiap fase.
2. Penilaian Autentik
Asesmen di lakukan melalui observasi, portofolio, serta proyek, bukan hanya tes tertulis.
3. Kegiatan Proyek
Proyek berbasis Profil Pelajar Pancasila di laksanakan untuk memperkuat capaian pembelajaran di semua jenjang.
Manfaat Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

- Untuk Guru: Membantu menyusun pembelajaran lebih fleksibel.
- Untuk Siswa: Belajar lebih bermakna dan sesuai kebutuhan.
- Untuk Sekolah: Memperkuat mutu pendidikan dengan standar yang adaptif.
Tantangan dalam Menerapkan Capaian Pembelajaran

- Guru harus memahami konsep baru secara mendalam.
- Perlu pelatihan dan pendampingan berkelanjutan.
- Sarana prasarana harus mendukung penerapan metode pembelajaran aktif.
Baca Juga: Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka
Kesimpulan
Capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka menjadi kompas utama pendidikan di Indonesia. Dengan struktur berbasis fase, prinsip fleksibilitas, serta berorientasi pada kompetensi, capaian ini mendorong terbentuknya generasi yang kritis, kreatif, dan berkarakter sesuai nilai Pancasila.
FAQ
Capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka adalah kompetensi yang harus dicapai siswa pada setiap fase pendidikan, meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
Capaian pembelajaran penting karena menjadi pedoman utama guru dalam merancang modul ajar, menentukan tujuan belajar, dan mengevaluasi perkembangan siswa secara autentik.
Kompetensi dasar pada kurikulum sebelumnya bersifat detail per kelas, sedangkan capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka lebih fleksibel karena disusun per fase, sehingga guru bisa menyesuaikan materi dengan kebutuhan siswa.













Leave a Reply