Kurikulum Merdeka tidak hanya di terapkan di sekolah dasar dan menengah, tetapi juga di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Pada tahap ini, pembelajaran di fokuskan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, membangun kebiasaan positif, serta mengembangkan potensi anak secara menyeluruh.
Oleh karena itu, capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD menjadi panduan utama agar anak dapat tumbuh dengan bahagia sekaligus terarah.
Berbeda dengan jenjang lain, capaian pembelajaran PAUD lebih menekankan pada pengembangan karakter, keterampilan dasar, serta kesiapan anak untuk memasuki pendidikan selanjutnya.
Apa Itu Capaian Pembelajaran PAUD?

Capaian pembelajaran PAUD adalah gambaran perkembangan yang diharapkan dimiliki anak setelah mengikuti proses belajar di lembaga PAUD.
Bukan hanya kemampuan membaca atau berhitung, CP PAUD menekankan aspek holistik: nilai agama, moral, sosial-emosional, bahasa, kognitif, motorik, hingga seni.
Dengan kata lain, capaian pembelajaran di PAUD lebih menekankan pada “siap sekolah” daripada “siap akademik”. Anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan mampu berinteraksi positif dengan lingkungannya.
Contoh Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

1. Nilai Agama dan Moral
Anak mulai mengenal doa sederhana, membiasakan sikap sopan, serta belajar membedakan perilaku baik dan buruk. Misalnya, mengucapkan terima kasih, meminta izin, dan membantu teman.
2. Sosial dan Emosional
Anak mampu bermain bersama, berbagi mainan, serta mengekspresikan emosi dengan cara yang tepat. Selain itu, mereka belajar mengendalikan diri saat kecewa dan menghargai perasaan orang lain.
3. Bahasa
Capaian bahasa meliputi kemampuan mendengarkan cerita, memahami instruksi sederhana, serta bercerita kembali dengan kata-kata sendiri. Anak juga mulai mengenal kosakata baru melalui percakapan sehari-hari.
4. Kognitif
Anak terbiasa mengamati benda di sekitarnya, mengenali bentuk, warna, ukuran, serta menghitung benda secara sederhana. Mereka juga belajar memecahkan masalah ringan, seperti menyusun balok menjadi menara.
5. Motorik Halus dan Kasar
Motorik kasar berkembang melalui kegiatan berlari, melompat, atau menendang bola. Sementara itu, motorik halus diasah lewat aktivitas menggambar, mewarnai, meronce, dan menggunakan alat tulis dengan benar.
6. Seni dan Kreativitas
Anak diajak berekspresi lewat menyanyi, menari, menggambar, hingga bermain peran. Dengan begitu, mereka lebih percaya diri dan mampu mengembangkan imajinasi.
Mengapa Capaian Pembelajaran PAUD Penting?

Capaian pembelajaran PAUD menjadi dasar agar anak siap menghadapi jenjang sekolah dasar. Pertama, CP membantu guru menyusun kegiatan belajar yang sesuai tahap perkembangan. Kedua, CP memberi arahan kepada orang tua tentang apa yang sebaiknya didukung di rumah. Ketiga, CP memastikan pendidikan di PAUD bukan sekadar bermain, tetapi bermain yang bermakna.
Kesimpulan
Singkatnya, contoh capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD menegaskan bahwa pembelajaran anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, keterampilan sosial, bahasa, motorik, dan kreativitas. Dengan pendekatan ini, anak siap melangkah ke jenjang berikutnya dengan rasa percaya diri dan sikap positif.
FAQ
Tidak. Fokus PAUD adalah kesiapan bersekolah, bukan akademik semata. Membaca diperkenalkan secara menyenangkan, tanpa paksaan.
Guru menilai melalui observasi aktivitas anak sehari-hari, bukan melalui tes tertulis.
Orang tua bisa mendampingi anak dengan membaca buku bersama, memberi kesempatan bermain, serta mengajarkan sikap sopan dan disiplin.








Leave a Reply