Raih Masa Depan Gemilang Bersama Sekolah Ibnu Khaldun

Cara Mendaftar Kurikulum Merdeka Belajar

Sejak di luncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kurikulum Merdeka menjadi perbincangan hangat di dunia pendidikan Indonesia.

Kurikulum ini di anggap lebih fleksibel karena memberi ruang bagi guru dan siswa untuk menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan.

Namun, agar sekolah benar-benar bisa menerapkan Kurikulum Merdeka, ada langkah awal yang wajib dilakukan, yaitu mendaftar melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Sayangnya, tidak sedikit guru maupun kepala sekolah yang masih bingung mengenai cara pendaftaran tersebut.

Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk membahas secara rinci tahapan, syarat, hingga tips sukses mendaftar Kurikulum Merdeka.

Dengan begitu, sekolah dapat lebih siap dalam mengimplementasikannya.

Mengenal Platform Merdeka Mengajar (PMM)

Sebelum masuk ke tahap teknis, penting bagi kita untuk memahami apa itu Platform Merdeka Mengajar. PMM adalah aplikasi resmi yang di sediakan oleh Kemendikbudristek untuk mendukung sekolah dalam menjalankan Kurikulum Merdeka.

  • Melalui PMM, guru bisa:
  • Mengunduh modul ajar yang sesuai dengan jenjang.
  • Mengikuti pelatihan mandiri tanpa biaya.
  • Mengakses hasil asesmen dan rapor pendidikan.
  • Mendaftarkan sekolah ke dalam program Kurikulum Merdeka.

Dengan kata lain, PMM bukan hanya aplikasi, melainkan juga sarana transformasi pendidikan yang mempermudah guru dalam mengembangkan pembelajaran.

Baca Juga: Capaian Pembelajaran PAUD Kurikulum Merdeka

Alasan Pentingnya Mendaftar Kurikulum Merdeka

Cara Mendaftar Kurikulum Merdeka Belajar

Mengapa sekolah harus mendaftar Kurikulum Merdeka? Jawabannya sederhana: pendaftaran menjadi pintu masuk resmi untuk menggunakan berbagai fitur yang di sediakan PMM. Selain itu, pendaftaran juga memberi sekolah sejumlah manfaat, di antaranya:

  • Akses resmi perangkat ajar yang di rancang sesuai capaian pembelajaran.
  • Pendampingan dan pelatihan dari pemerintah maupun komunitas belajar.
  • Legalitas penerapan yang menguatkan posisi sekolah saat menjalankan kurikulum.
  • Kebebasan inovasi, karena guru di beri ruang lebih luas untuk mengembangkan model pembelajaran.

Dengan manfaat tersebut, jelas bahwa proses pendaftaran bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

Syarat Sebelum Mendaftar

Sebelum melakukan pendaftaran, ada beberapa syarat penting yang wajib dipenuhi sekolah, yaitu:

  • Memiliki akun belajar.id yang aktif untuk kepala sekolah maupun guru.
  • Data sekolah sudah sinkron di Dapodik sehingga informasi otomatis terbaca di sistem.
  • Akses internet stabil, karena seluruh proses dilakukan secara daring.
  • Komitmen seluruh pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga guru, untuk menjalankan Kurikulum Merdeka secara bertahap.
  • Apabila syarat ini sudah dipenuhi, maka proses pendaftaran bisa dilakukan dengan lebih lancar.

Langkah-Langkah Cara Mendaftar Kurikulum Merdeka Belajar

Cara Mendaftar Kurikulum Merdeka Belajar

Setelah memahami syarat, kini saatnya masuk ke langkah praktis pendaftaran. Berikut panduan lengkapnya:

1. Membuka Platform Merdeka Mengajar

    Akses laman resmi https://guru.kemdikbud.go.id melalui komputer atau unduh aplikasi PMM di smartphone.

    2. Login dengan Akun belajar.id

      Gunakan alamat email dan kata sandi akun belajar.id. Perlu diingat, login dengan email pribadi tidak akan berhasil karena sistem hanya menerima akun resmi.

      3. Pilih Menu Penerapan Kurikulum

        Setelah berhasil masuk, cari menu “Penerapan Kurikulum” pada beranda aplikasi. Menu ini menjadi jalur utama untuk mendaftar.

        4. Lengkapi Data Sekolah

          Isi informasi yang diminta sesuai data Dapodik. Pastikan jumlah guru, siswa, dan jenjang sekolah terisi dengan benar agar tidak ada kendala verifikasi.

          5. Tentukan Jenis Penerapan Kurikulum Merdeka

            Ada tiga pilihan tingkat penerapan, yaitu:

            • Mandiri Belajar → sekolah mulai mencoba perangkat ajar tanpa mengubah banyak hal.
            • Mandiri Berubah → sekolah mulai menyusun kurikulum operasionalnya sendiri.
            • Mandiri Berbagi → sekolah menjadi contoh bagi sekolah lain.
            • Pilih opsi yang paling sesuai dengan kesiapan sekolah.

            6. Kirim Pendaftaran

              Setelah semua langkah selesai, klik tombol “Daftar”. Tunggu hingga ada notifikasi dari sistem mengenai status pendaftaran.

              Tips Agar Pendaftaran Berjalan Lancar

              Cara Mendaftar Kurikulum Merdeka Belajar

              Agar proses mendaftar tidak menemui hambatan, ada beberapa tips yang bisa diikuti:

              • Pastikan semua guru sudah memiliki akun belajar.id yang aktif.
              • Lakukan sinkronisasi Dapodik sebelum pendaftaran dimulai.
              • Koordinasikan dengan dewan guru agar memahami konsekuensi penerapan Kurikulum Merdeka.
              • Ikuti pelatihan di PMM sebagai persiapan implementasi.
              • Dengan persiapan matang, pendaftaran akan lebih mudah dilakukan dan sekolah dapat segera beralih ke Kurikulum Merdeka.

              Kesalahan yang Perlu Dihindari

              Tidak sedikit sekolah gagal mendaftar karena beberapa kesalahan umum, misalnya:

              • Menggunakan email non-belajar.id.
              • Data sekolah di Dapodik belum terbarui.
              • Kepala sekolah belum melakukan registrasi resmi.
              • Guru tidak memahami perbedaan tiga jalur penerapan.
              • Agar hal tersebut tidak terjadi, selalu periksa kembali setiap tahapan sebelum mengirim pendaftaran.

              Baca Juga: Capaian Pembelajaran PAUD Kurikulum Merdeka

              Kesimpulan

              Mendaftar Kurikulum Merdeka Belajar melalui Platform Merdeka Mengajar merupakan langkah awal yang sangat penting bagi sekolah. Prosesnya sebenarnya tidak rumit, asalkan semua syarat terpenuhi dan data sesuai dengan Dapodik.


              FAQ

              1. Siapa yang berhak mendaftarkan sekolah ke Kurikulum Merdeka?

              Pendaftaran hanya bisa dilakukan oleh kepala sekolah menggunakan akun belajar.id.

              2. Apakah guru bisa mendaftar sendiri?

              Tidak, guru hanya bisa login ke PMM setelah sekolah resmi terdaftar.

              3. Apakah semua sekolah wajib menerapkan Kurikulum Merdeka?

              Saat ini, penerapan bersifat bertahap dan sukarela, tetapi sangat dianjurkan agar sekolah tidak tertinggal.