Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen pengganti Ujian Nasional (UN) yang diatur oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Selain itu, asesmen ini di rancang untuk menyesuaikan sistem evaluasi dengan arah kebijakan pendidikan modern.
Tujuan utamanya adalah mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, dan logis peserta didik sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka.
Status Resmi TKA

Dengan demikian, TKA telah mendapatkan landasan hukum yang kuat dari pemerintah dan kini berstatus resmi sebagai asesmen nasional.
1. Dasar Hukum TKA
Pemerintah menetapkan TKA melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025. Regulasi tersebut menyatakan bahwa TKA menjadi asesmen nasional pengganti UN dan menjadi alat ukur akademik secara nasional.
2. Lembaga Penyelenggara
Kemendikdasmen bertanggung jawab atas penyusunan, pelaksanaan, serta pengawasan TKA. Sementara itu, pemerintah daerah diberi kewenangan untuk melaksanakan asesmen ini pada jenjang SD dan SMP dengan supervisi dari kementerian.
Dengan demikian, dapat di simpulkan bahwa TKA telah memiliki landasan hukum yang resmi dan siap diterapkan secara nasional mulai akhir tahun 2025.
Latar Belakang Penghapusan Ujian Nasional

Sebelum memahami urgensi TKA, perlu diketahui alasan mengapa Ujian Nasional di hapus oleh pemerintah.
1. Fokus pada Proses Belajar
Ujian Nasional di anggap terlalu menitikberatkan pada hasil akhir dan hafalan, bukan pada proses pembelajaran. Pemerintah ingin menciptakan sistem yang lebih menilai pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa.
2. Tekanan Psikologis Siswa
UN sering kali menimbulkan tekanan besar bagi siswa karena menjadi penentu kelulusan. Melalui sistem baru, pemerintah berharap penilaian tidak lagi menimbulkan beban psikologis yang berlebihan.
3. Perubahan Paradigma Pendidikan
Sejak di terapkannya Kurikulum Merdeka, pendekatan pembelajaran lebih menekankan pada penguasaan kompetensi dan karakter. Oleh karena itu, TKA menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan nasional.
Tujuan Di tetapkannya TKA

TKA memiliki sejumlah tujuan strategis yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
1. Mengukur Capaian Akademik
TKA digunakan untuk menilai kemampuan siswa secara objektif dan terstandar di seluruh Indonesia. Hasil tes menjadi acuan dalam memetakan mutu pendidikan nasional.
2. Menjadi Dasar Seleksi Jalur Prestasi
Nilai TKA dapat digunakan sebagai salah satu komponen dalam seleksi peserta didik baru, baik di jenjang SMP, SMA, maupun perguruan tinggi.
3. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Guru dapat menggunakan hasil TKA untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran di kelas, sehingga strategi mengajar bisa disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Jadwal dan Pelaksanaan TKA

Agar pelaksanaannya efektif, pemerintah telah menetapkan jadwal dan mekanisme TKA secara bertahap di berbagai jenjang pendidikan.
1. Waktu Pelaksanaan
Kemendikdasmen menjadwalkan pelaksanaan TKA pada November 2025 untuk SMA dan SMK. Sementara itu, SD dan SMP akan melaksanakannya mulai Maret 2026.
2. Sistem Ujian
TKA akan menggunakan sistem berbasis komputer atau Computer-Based Test (CBT) untuk menjamin keamanan data dan efisiensi waktu.
3. Tahapan Penerapan
Pelaksanaan di lakukan bertahap agar sekolah, guru, dan siswa memiliki waktu untuk beradaptasi dengan sistem baru ini.
Perbedaan TKA dan Ujian Nasional

TKA dan Ujian Nasional memiliki perbedaan mendasar baik dari segi fungsi maupun orientasi penilaian.
1. Tujuan Penilaian
Ujian Nasional digunakan untuk menentukan kelulusan, sedangkan TKA bertujuan mengukur kemampuan berpikir kritis dan akademik siswa tanpa memengaruhi kelulusan.
2. Jenis Soal
Soal TKA berbasis analisis dan pemecahan masalah, sementara soal UN lebih berorientasi pada hafalan dan teori.
3. Fungsi Hasil Ujian
Hasil UN menjadi penentu kelulusan, sedangkan hasil TKA di gunakan sebagai dasar seleksi akademik untuk jalur prestasi dan evaluasi mutu pendidikan.
Mata Pelajaran dalam TKA

Struktur mata pelajaran dalam TKA di sesuaikan dengan jenjang dan jurusan pendidikan siswa.
1. Jenjang SD dan SMP
TKA untuk jenjang dasar dan menengah pertama meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Kedua bidang ini menilai literasi dan numerasi dasar siswa.
2. Jenjang SMA dan SMK
Untuk jenjang menengah atas, mata pelajaran yang di ujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan dua mata pelajaran pilihan sesuai jurusan (IPA, IPS, atau Bahasa).
3. Penyesuaian Kurikulum
Kurikulum Merdeka memberi ruang fleksibilitas bagi sekolah untuk menyesuaikan materi pembelajaran agar relevan dengan bentuk soal TKA.
Hasil dan Sertifikat TKA
Setiap peserta TKA akan memperoleh hasil asesmen yang dapat di gunakan untuk berbagai keperluan akademik.
1. Bentuk Hasil Tes
Nilai TKA akan di sajikan dalam bentuk angka dan kategori capaian akademik, seperti tinggi, sedang, atau rendah.
2. Sertifikat Hasil
Peserta akan menerima sertifikat resmi dari Kemendikdasmen. Sertifikat ini dapat digunakan sebagai bukti kemampuan akademik nasional.
3. Manfaat Sertifikat
Sertifikat TKA dapat di gunakan untuk mendaftar sekolah lanjutan atau jalur prestasi di berbagai institusi pendidikan.
Dampak TKA terhadap Dunia Pendidikan

Penerapan TKA memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan sistem pendidikan di Indonesia.
1. Peningkatan Mutu Pembelajaran
Guru di harapkan lebih fokus pada kemampuan berpikir tingkat tinggi daripada sekadar menghafal.
2. Pemerataan Kualitas Pendidikan
Data TKA membantu pemerintah memetakan kualitas pendidikan di berbagai daerah untuk menentukan kebijakan yang lebih tepat.
3. Mendorong Siswa Lebih Aktif
Dengan model asesmen berbasis analisis, siswa akan lebih terbiasa berpikir kritis dan mencari solusi atas permasalahan nyata.
Kesimpulan
Tes Kemampuan Akademik (TKA) telah resmi menjadi asesmen nasional pengganti Ujian Nasional. Selain itu, kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas penilaian pendidikan di Indonesia.
Dengan demikian, pelaksanaan yang direncanakan secara bertahap mulai tahun 2025 diharapkan menjadikan TKA tolok ukur baru dalam dunia pendidikan.
Pada akhirnya, melalui penerapan TKA, pemerintah ingin menciptakan sistem evaluasi yang lebih adil, objektif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Oleh karena itu, semua pihak—baik sekolah, guru, maupun siswa—perlu mempersiapkan diri agar mampu beradaptasi dengan asesmen ini.
FAQ
1. Apakah TKA sudah resmi di terapkan di Indonesia?
Ya, TKA telah resmi di tetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025.
2. Apakah TKA menentukan kelulusan siswa?
Tidak. TKA tidak digunakan sebagai syarat kelulusan, tetapi untuk seleksi akademik dan jalur prestasi.
3. Siapa penyelenggara TKA?
Kemendikdasmen menyelenggarakan TKA untuk jenjang SMA dan SMK, sementara pemerintah daerah mengelola pelaksanaannya di SD dan SMP.









Leave a Reply