Raih Masa Depan Gemilang Bersama Sekolah Ibnu Khaldun

Contoh Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka adalah sebuah inovasi dalam dunia pendidikan Indonesia yang menekankan fleksibilitas, kemandirian, dan kebermaknaan pembelajaran.

Dengan kurikulum ini, siswa di berikan kesempatan untuk belajar sesuai minat, bakat, serta kecepatan masing-masing.

Oleh karena itu, memahami contoh Kurikulum Merdeka menjadi hal penting bagi guru, orang tua, dan sekolah agar penerapannya berjalan lebih optimal.

Artikel ini akan membahas secara menyeluruh contoh implementasi Kurikulum Merdeka mulai dari projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), rencana pembelajaran harian, hingga modul ajar yang dapat di terapkan di berbagai jenjang pendidikan.

Prinsip Kurikulum Merdeka

Sebelum masuk ke contoh, mari kita pahami prinsip dasarnya terlebih dahulu. Pertama, pembelajaran harus berpusat pada siswa.

Artinya, setiap anak dipandang unik dan memiliki potensi yang berbeda. Kedua, pembelajaran bersifat fleksibel sehingga guru dapat menyesuaikan materi dengan kebutuhan siswa maupun kondisi lingkungan.

Selanjutnya, Kurikulum Merdeka juga berbasis proyek sehingga siswa dapat belajar melalui pengalaman nyata.

Terakhir, kurikulum ini bersifat holistik dan inklusif, karena menekankan keseimbangan antara pengetahuan, keterampilan, serta karakter.

Contoh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Contoh Kurikulum Merdeka

Salah satu bentuk nyata implementasi Kurikulum Merdeka adalah melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila. Sebagai contoh, tema yang bisa di gunakan adalah “Gaya Hidup Berkelanjutan” dengan topik pengelolaan sampah di sekolah.

Dalam kegiatan ini, siswa di ajak untuk melakukan observasi mengenai kondisi sampah di lingkungan sekolah.

Setelah itu, mereka berdiskusi untuk mencari solusi sederhana yang dapat di terapkan. Selanjutnya, siswa membuat kampanye digital berupa poster serta merancang tempat sampah terpilah sebagai bentuk kontribusi nyata.

Proyek ini tidak hanya melatih kemampuan bernalar kritis, tetapi juga menumbuhkan kepedulian lingkungan dan kerja sama tim.

Contoh Rencana Pembelajaran Harian (RPP Kurikulum Merdeka)

Selain projek, Kurikulum Merdeka juga dapat di terapkan dalam pembelajaran sehari-hari. Misalnya pada mata pelajaran IPA di kelas V SD dengan topik perubahan wujud benda.

Pada awal pembelajaran, guru dapat menunjukkan es batu dan mengajukan pertanyaan sederhana mengenai apa yang akan terjadi jika es tersebut di biarkan di ruangan terbuka.

Kemudian, siswa melakukan percobaan sederhana dengan mencairkan es, memanaskan air hingga menguap, serta mengamati kapur barus yang menyublim.

Selama kegiatan berlangsung, siswa di minta berdiskusi dalam kelompok kecil dan menyampaikan hasil pengamatannya kepada kelas.

Di akhir pembelajaran, siswa di minta menuliskan hal baru yang mereka pelajari hari itu. Guru kemudian memberikan refleksi dan umpan balik yang relevan.

Penilaian dapat di lakukan melalui lembar kerja siswa dan tes singkat. Dengan cara ini, pembelajaran menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna.

Contoh Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Contoh Kurikulum Merdeka

Tidak hanya projek dan RPP, Kurikulum Merdeka juga memiliki modul ajar sebagai panduan. Misalnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA dengan tema teks eksposisi.

Guru dapat memulai dengan meminta siswa membaca teks eksposisi dari media daring. Setelah itu, siswa di ajak untuk menganalisis struktur serta kebahasaan dari teks tersebut.

Selanjutnya, mereka diminta menyusun teks eksposisi baru dengan topik lingkungan sekolah. Pada bagian akhir, guru menilai tulisan siswa berdasarkan rubrik yang telah di siapkan dan memberikan refleksi.

Melalui modul ajar ini, siswa tidak hanya memahami teori teks eksposisi, tetapi juga mampu mengasah kemampuan menulis dan berpikir kritis.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, contoh Kurikulum Merdeka dapat dilihat dalam bentuk projek P5, rencana pembelajaran harian, maupun modul ajar.

Semuanya dirancang untuk memberi ruang kebebasan kepada guru serta siswa dalam menentukan metode pembelajaran yang paling relevan.

Dengan penerapan yang konsisten, Kurikulum Merdeka mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


FAQ

1. Apa tujuan utama dari Kurikulum Merdeka?

Tujuan utamanya adalah memberikan kebebasan kepada guru dan siswa untuk menciptakan pembelajaran yang relevan, fleksibel, serta berpusat pada potensi siswa.

2. Apakah Kurikulum Merdeka bisa diterapkan di semua sekolah?

Ya, penerapannya dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan sekolah dan arahan dari pemerintah.

3. Bagaimana peran guru dalam Kurikulum Merdeka?

Guru berperan sebagai fasilitator, motivator, sekaligus inovator yang mendukung siswa belajar aktif dan kreatif.