Raih Masa Depan Gemilang Bersama Sekolah Ibnu Khaldun

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran penting dalam membangun dasar perkembangan anak di masa depan.

Pada fase ini, anak berada dalam masa keemasan (golden age) yang sangat menentukan kualitas kemampuan kognitif, sosial, emosional, bahasa, hingga motoriknya.

Oleh karena itu, Kurikulum Merdeka menghadirkan Capaian Pembelajaran (CP) PAUD sebagai acuan utama dalam merancang kegiatan belajar yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Apa Itu Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD?

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

Capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD adalah rumusan kompetensi inti yang menjadi arah utama proses belajar anak usia dini (0–6 tahun).

Dokumen ini diterbitkan oleh Kemendikbudristek sebagai pedoman bagi pendidik dalam menyusun kegiatan belajar yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, capaian pembelajaran PAUD tidak menekankan akademik dini, melainkan lebih pada pengalaman belajar, eksplorasi, dan pembentukan karakter.

Hal ini sejalan dengan tujuan besar untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila sejak usia dini.

Tujuan Capaian Pembelajaran PAUD

Capaian pembelajaran PAUD memiliki beberapa tujuan penting, antara lain:

  • Menjadi dasar perancangan pembelajaran sesuai tahap perkembangan anak.
  • Membantu guru dalam mengidentifikasi potensi dan kebutuhan anak.
  • Menyiapkan transisi yang mulus dari PAUD ke SD tanpa beban akademik.
  • Membentuk karakter anak berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga: Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Prinsip Capaian Pembelajaran PAUD

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

Penerapan capaian pembelajaran PAUD mengacu pada prinsip-prinsip utama berikut:

1. Berorientasi pada Anak

Anak menjadi pusat kegiatan belajar. Guru berperan sebagai fasilitator dan pendamping.

2. Bermain sebagai Strategi Utama

Segala bentuk capaian pembelajaran disampaikan melalui kegiatan bermain yang menyenangkan.

3. Holistik dan Terintegrasi

Capaian tidak dipisah berdasarkan mata pelajaran, melainkan terintegrasi dalam berbagai aspek perkembangan.

4. Fleksibel dan Kontekstual

Guru bebas menyesuaikan strategi dengan budaya, lingkungan, serta kondisi anak.

Komponen Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

Dokumen capaian pembelajaran PAUD terdiri atas beberapa komponen utama:

  • Fase Fondasi (PAUD): hanya ada satu fase untuk anak usia 0–6 tahun.
  • Dimensi Profil Pancasila: beriman, mandiri, kreatif, bernalar kritis, gotong royong, berkebinekaan.
  • Lingkup Perkembangan: nilai agama dan moral, sosial-emosional, bahasa, kognitif, motorik, serta seni.
  • Tujuan Pembelajaran: berbentuk narasi, disusun secara holistik sesuai usia anak.

Contoh Capaian Pembelajaran PAUD

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

Beberapa contoh capaian pembelajaran yang terdapat dalam Kurikulum Merdeka PAUD, antara lain:

  • Nilai Agama dan Moral → Anak mengenal Tuhan, berdoa, serta menunjukkan sikap sopan santun.
  • Bahasa → Anak mampu mendengarkan cerita, memahami instruksi, dan menyampaikan pendapat sederhana.
  • Kognitif → Anak mengelompokkan benda, menghitung sederhana, serta mencoba menyelesaikan masalah.
  • Seni dan Motorik → Anak berekspresi melalui gambar, gerakan, dan bermain untuk mengembangkan motorik halus maupun kasar.

Manfaat Capaian Pembelajaran PAUD

Penerapan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD memberikan banyak manfaat, antara lain:

  • Membantu guru menyusun kegiatan belajar yang sesuai tahap perkembangan anak.
  • Mendorong pembelajaran yang menyenangkan, berbasis bermain.
  • Mengurangi beban akademik dini.
  • Memberi arahan nasional yang fleksibel, namun tetap kontekstual.

Strategi Guru dalam Menerapkan CP PAUD

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAUD

Agar capaian pembelajaran dapat diterapkan secara efektif, guru PAUD dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Memahami isi dokumen CP PAUD secara menyeluruh.
  • Menyusun rencana kegiatan berbasis bermain.
  • Melakukan observasi perkembangan anak setiap hari.
  • Melakukan asesmen autentik melalui portofolio dan catatan.
  • Melibatkan orang tua dalam pemantauan perkembangan anak.

Baca Juga: Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Kesimpulan

landasan penting dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.

Pendekatan ini menekankan pembelajaran yang berpusat pada anak, menyenangkan, dan menyeluruh.

Dengan strategi bermain sebagai sarana utama, anak akan berkembang secara optimal tanpa terbebani akademik dini, sekaligus siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.