Dalam dunia pendidikan, keberhasilan tidak hanya di ukur dari prestasi akademik semata. Akan tetapi, keberhasilan juga dapat di lihat dari kemampuan siswa dalam menorehkan prestasi di bidang non-akademik. Salah satu contoh nyata adalah Sintia Dewi, siswi berprestasi dari SMK Ibnu Khaldun, yang berhasil meraih Juara 2 Remaja Putri Kelas C (47–51 KG) pada Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Jawa Barat Brimob ...
Apa Itu SPMB Jabar 2025? SPMB Jabar 2025 adalah sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru yang di selenggarakan oleh berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat. Program ini di rancang untuk menjaring siswa SMA, SMK, dan MA yang berpotensi melanjutkan pendidikan tinggi di kampus unggulan, baik negeri maupun swasta. Melalui SPMB Jabar 2025, calon mahasiswa bisa memilih jurusan sesuai minat dan ...
Apa Itu SPMB? SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) adalah sistem seleksi nasional atau mandiri yang di gunakan perguruan tinggi untuk menjaring calon mahasiswa terbaik. Melalui SPMB, siswa SMA/SMK/MA bisa melanjutkan pendidikan ke universitas negeri maupun swasta. Proses ini mencakup seleksi akademik, administrasi, hingga ujian berbasis komputer. Banyak perguruan tinggi kini menggunakan sistem SPMB online agar prosesnya lebih cepat dan transparan. ...
Prestasi Gemilang Siswa SMK Ibnu Khaldun Juara 3 POPDA Bandung 2025 Ajang POPDA Bandung 2025 menjadi saksi lahirnya atlet muda berbakat dari kalangan pelajar SMK. Salah satunya adalah Muhammad Fajar, siswa SMK Ibnu Khaldun, yang berhasil meraih juara 3 dalam lomba lari estafet 4×400 meter. Prestasi ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang kerja sama, ketekunan, dan disiplin tinggi ...
Dalam dunia pendidikan dasar, perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka kelas 5 menjadi instrumen penting bagi guru dalam mengelola kegiatan belajar. Kurikulum Merdeka memberikan ruang lebih luas bagi guru untuk berinovasi, menyesuaikan pembelajaran dengan karakter siswa, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Dengan perangkat pembelajaran yang baik, guru memiliki pedoman untuk mencapai capaian pembelajaran yang sesuai dengan fase C (kelas 4–6 ...
Dalam proses belajar di sekolah dasar, perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka kelas 4 berperan penting sebagai pedoman guru untuk mencapai capaian pembelajaran sesuai fase C (kelas 4–6). Perangkat ini membantu guru menyusun strategi mengajar yang lebih terstruktur namun tetap fleksibel, sesuai kebutuhan siswa dan lingkungan sekitar. Dengan adanya perangkat pembelajaran yang baik, proses belajar menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan berorientasi pada ...
Dalam proses pendidikan dasar, perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka kelas 3 SD menjadi instrumen penting yang membantu guru mengarahkan kegiatan belajar mengajar. Kurikulum Merdeka menekankan pada fleksibilitas, diferensiasi, dan pembelajaran berbasis proyek, sehingga perangkat ini harus di susun secara sistematis namun tetap sesuai dengan kebutuhan siswa. Perangkat pembelajaran yang baik akan menjadi pedoman guru untuk mencapai capaian pembelajaran secara terarah, sekaligus ...
Dalam sistem pendidikan Indonesia, Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka hadir sebagai panduan penting dalam proses belajar mengajar. Capaian ini menggantikan istilah Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang ada pada kurikulum sebelumnya. Keunggulannya terletak pada fleksibilitas, karena guru di berikan kebebasan untuk menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa, karakteristik sekolah, dan konteks lingkungan sekitar. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih relevan dan ...
Pendidikan vokasional memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja. Pembelajaran SMK hadir sebagai solusi untuk menjembatani kebutuhan akademik sekaligus keterampilan praktis. Dengan sistem ini, siswa tidak hanya di bekali teori, tetapi juga di berikan pengalaman nyata melalui praktik langsung dan magang di dunia industri. Seiring berkembangnya zaman, pembelajaran di SMK terus beradaptasi dengan teknologi serta ...
Capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka fase D merupakan acuan penting yang digunakan guru untuk merancang kegiatan belajar. Fase ini mencakup jenjang SMP atau sederajat, yaitu kelas 7 hingga kelas 9. Oleh karena itu, guru perlu memahami dengan jelas apa saja capaian yang harus diraih siswa agar pembelajaran berjalan sesuai arah. Pengertian Capaian Pembelajaran Fase D Secara sederhana, capaian pembelajaran adalah kompetensi ...


















Hello!! Ibnu Khaldun Cirebon