Raih Masa Depan Gemilang Bersama Sekolah Ibnu Khaldun

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024

Kurikulum Merdeka menjadi salah satu kebijakan pendidikan yang paling banyak di bicarakan pada beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2024, pemerintah semakin menekankan pentingnya capaian pembelajaran sebagai indikator keberhasilan siswa di setiap jenjang pendidikan.

Melalui capaian ini, guru dan orang tua dapat melihat sejauh mana siswa telah menguasai kompetensi yang di harapkan.

Oleh karena itu, memahami capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024 sangat penting, baik bagi pendidik maupun peserta didik.

Apa yang Di maksud dengan Capaian Pembelajaran?

Secara sederhana, capaian pembelajaran adalah target kompetensi yang harus di capai siswa setelah melalui proses pembelajaran dalam periode tertentu.

Berbeda dengan kurikulum sebelumnya yang lebih kaku, capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka jauh lebih fleksibel.

Artinya, guru memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan metode mengajar dengan kebutuhan siswa.

Selain itu, capaian pembelajaran di susun berdasarkan fase, bukan per kelas, sehingga perkembangan siswa lebih mudah di pantau.

Prinsip Utama Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024

Ada beberapa prinsip yang mendasari penyusunan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Pertama, capaian bersifat berkesinambungan dari satu fase ke fase berikutnya.

Kedua, capaian menekankan pada kompetensi esensial, sehingga siswa tidak terbebani dengan materi yang terlalu padat.

Ketiga, capaian memperhatikan konteks kehidupan nyata, agar pembelajaran lebih relevan.

Dengan kata lain, capaian pembelajaran 2024 tidak hanya berfokus pada teori, melainkan juga aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

1. Struktur Fase dalam Capaian Pembelajaran

Capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka di bagi berdasarkan fase perkembangan siswa. Misalnya:

  • Fase A (kelas 1–2 SD): fokus pada pengenalan dasar literasi dan numerasi.
  • Fase B (kelas 3–4 SD): memperkuat keterampilan dasar dan mulai mengenal konsep abstrak sederhana.
  • Fase C (kelas 5–6 SD): menekankan pemahaman yang lebih mendalam serta kemampuan menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman.
  • Fase D (SMP kelas 7–9): mendorong pemikiran kritis, kemampuan analisis, serta kerja kolaboratif.
  • Fase E (SMA kelas 10): memberikan kesempatan eksplorasi lebih luas sesuai minat siswa.
  • Fase F (SMA kelas 11–12): mempersiapkan siswa menuju pendidikan tinggi atau dunia kerja melalui pembelajaran kontekstual.

Dengan pembagian fase tersebut, capaian pembelajaran lebih mudah di pahami oleh guru dan lebih tepat dalam mengukur perkembangan siswa.

2. Capaian Pembelajaran di Bidang Literasi dan Numerasi

Pada tahun 2024, capaian literasi dan numerasi tetap menjadi prioritas.

Di satu sisi, literasi tidak hanya mencakup kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan mengolah informasi.

Di sisi lain, numerasi menekankan pada kemampuan berpikir logis, menyelesaikan masalah, serta mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh sebab itu, guru di tuntut untuk mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam semua mata pelajaran, bukan hanya Bahasa Indonesia atau Matematika.

Baca Juga: kurikulum merdeka

3. Capaian Pembelajaran dalam Kompetensi Sosial dan Emosional

Selain akademik, capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024 juga mencakup aspek sosial dan emosional.

Misalnya, siswa di harapkan mampu bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, serta memiliki empati terhadap orang lain.

Dengan demikian, kurikulum ini tidak hanya menghasilkan siswa pintar secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional.

Bahkan, melalui kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila, siswa di latih untuk berkarakter dan bertanggung jawab.

Integrasi Teknologi dalam Capaian Pembelajaran 2024

Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat capaian pembelajaran 2024 menekankan pada keterampilan digital.

Artinya, siswa tidak hanya di tuntut mampu menggunakan teknologi, melainkan juga memahami etika dalam dunia digital.

Contohnya, siswa belajar mencari informasi yang valid, menjaga keamanan data pribadi, serta menggunakan media sosial dengan bijak.

Oleh karena itu, capaian pembelajaran digital menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kesiapan siswa menghadapi era industri 4.0 dan society 5.0.

Peran Guru dalam Mencapai Target Pembelajaran

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024

Agar capaian pembelajaran benar-benar tercapai, peran guru tidak bisa diabaikan. Guru bertugas merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa.

Selain itu, guru juga perlu melakukan asesmen formatif secara berkala untuk melihat perkembangan siswa.

Dengan demikian, proses belajar tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses yang dilalui siswa.

Tantangan dalam Penerapan Capaian Pembelajaran 2024

Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024

Meskipun capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024 terdengar ideal, implementasinya tetap memiliki tantangan.

Pertama, tidak semua sekolah memiliki fasilitas memadai. Kedua, kesiapan guru dalam memahami capaian pembelajaran masih beragam.

Ketiga, keterlibatan orang tua dalam mendukung pembelajaran di rumah belum merata.

Namun, dengan kerja sama antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua, hambatan tersebut dapat diatasi.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024 dirancang untuk memastikan setiap siswa berkembang sesuai potensinya.

Dengan pembagian berdasarkan fase, penekanan pada literasi, numerasi, sosial emosional, serta penguasaan teknologi, kurikulum ini diharapkan mampu mencetak generasi yang cerdas, tangguh, dan relevan dengan tantangan masa depan.

Oleh karena itu, pemahaman tentang capaian pembelajaran menjadi hal yang sangat penting, tidak hanya bagi guru, tetapi juga bagi orang tua dan masyarakat.


FAQ

1. Apa yang di maksud dengan capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka?

Capaian pembelajaran adalah target kompetensi yang harus di kuasai siswa pada setiap fase pendidikan, mencakup aspek akademik, sosial emosional, hingga keterampilan abad 21.

2. Bagaimana pembagian capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka 2024?

Capaian di bagi berdasarkan fase, mulai dari Fase A (kelas 1–2 SD) hingga Fase F (kelas 11–12 SMA), agar perkembangan siswa lebih terukur dan sesuai tahap usianya.

3. Mengapa capaian pembelajaran lebih fleksibel di banding kurikulum sebelumnya?

Karena guru dapat menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan siswa, sementara penilaian tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga proses belajar.