Raih Masa Depan Gemilang Bersama Sekolah Ibnu Khaldun

Contoh Kurikulum Merdeka Belajar PAUD

Kurikulum Merdeka Belajar di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan sekaligus bermakna.

Oleh karena itu, pembelajaran tidak menekankan hafalan, melainkan mengutamakan aktivitas bermain, eksplorasi, dan interaksi. Dengan demikian, anak-anak dapat berkembang sesuai dengan tahapan usianya secara alami.

Selain itu, kurikulum ini menekankan fleksibilitas sehingga guru memiliki ruang untuk menyesuaikan kegiatan dengan kondisi kelas. Akibatnya, setiap anak mendapatkan kesempatan untuk belajar sesuai minat, kemampuan, dan kebutuhan perkembangan.

Prinsip Kurikulum Merdeka Belajar PAUD

Agar penerapannya lebih terarah, ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Berpusat pada anak → Setiap kegiatan disusun berdasarkan minat, kebutuhan, serta kemampuan masing-masing anak.
  • Belajar melalui bermain → Aktivitas bermain diposisikan sebagai sarana utama untuk mengembangkan berbagai aspek.
  • Holistik dan integratif → Kurikulum mencakup pengembangan kognitif, sosial, emosional, bahasa, moral, fisik, dan seni.
  • Kontekstual → Anak belajar dari lingkungan sekitar sehingga materi lebih mudah dipahami.

Dengan prinsip ini, pembelajaran PAUD di bawah Kurikulum Merdeka Belajar dapat berjalan lebih seimbang dan menyenangkan.

Baca Juga: Contoh Kurikulum Merdeka

Contoh Kurikulum Merdeka Belajar PAUD

Contoh Kurikulum Merdeka Belajar PAUD

1. Nilai Agama dan Moral

Anak di kenalkan pada kebiasaan sederhana seperti berdoa, mengucapkan salam, atau membantu teman. Karena itu, anak tidak hanya belajar pengetahuan tetapi juga membiasakan perilaku positif.

2. Sosial dan Emosional

Melalui permainan kelompok, anak belajar berbagi, menunggu giliran, dan bekerja sama. Akibatnya, anak menjadi lebih mampu mengendalikan emosi dan menjalin interaksi sehat dengan teman sebaya.

3. Bahasa

Kegiatan mendongeng, bernyanyi, atau bercerita tentang pengalaman sehari-hari membantu memperkaya kosakata. Selain itu, anak juga di latih untuk mengekspresikan ide secara lisan.

4. Kognitif

Anak di ajak menghitung benda, mengelompokkan warna, hingga menyusun balok. Dengan cara ini, anak mulai terbiasa berpikir logis, mengenali pola, serta memecahkan masalah sederhana.

5. Motorik Kasar dan Halus

Kegiatan melompat, berlari, menggambar, atau meronce tidak hanya menyenangkan, tetapi juga melatih koordinasi tubuh serta keterampilan tangan.

6. Seni dan Kreativitas

Melalui kegiatan menggambar bebas, menari, atau bermain peran, anak di berikan ruang untuk mengekspresikan diri. Pada akhirnya, mereka lebih percaya diri dan berani mencoba hal baru.

Keunggulan Kurikulum Merdeka Belajar PAUD

Di bandingkan dengan kurikulum sebelumnya, Merdeka Belajar menawarkan keunggulan. Pertama, anak merasa lebih bebas bereksplorasi. Kedua, guru memiliki keleluasaan dalam merancang aktivitas.

Ketiga, orang tua dapat terlibat secara langsung melalui kegiatan sederhana di rumah. Dengan begitu, pembelajaran menjadi lebih menyatu antara sekolah dan keluarga.

Baca Juga: Contoh Kurikulum Merdeka

Kesimpulan

Secara keseluruhan, contoh kurikulum Merdeka Belajar PAUD menunjukkan bahwa proses belajar di usia dini harus dilakukan melalui pendekatan bermain, pengalaman langsung, dan interaksi.

Karena itu, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, kreatif, dan berkarakter.

Dengan penerapan yang konsisten, Kurikulum Merdeka Belajar mampu menciptakan pondasi kuat bagi perkembangan anak di jenjang pendidikan berikutnya.


FAQ

1. Apakah Kurikulum Merdeka Belajar PAUD menekankan akademik?

Tidak, fokus utamanya adalah pada pengalaman belajar yang menyenangkan melalui bermain.

2. Bagaimana guru menilai perkembangan anak di PAUD?

Guru menggunakan observasi, catatan perkembangan, portofolio, serta dokumentasi kegiatan anak.

3. Apakah orang tua terlibat dalam Kurikulum Merdeka PAUD?

Ya, karena keterlibatan orang tua sangat penting untuk mendukung pembelajaran di rumah.